1. Teori belajar:

  • Kognitif Wholistik (teoi kognitif)
  • Behavior elementaristik
  • Cybernities

2. Teori Behavior Elementaristik

  • Koneksionisme (Thorndike)/ teori rangsang dan respon
  • Classical Conditioning (Pavlop)
  • Operan Conditioning (Skinner)

3. Koneksionisme (Thorndike)

  • law of readiness (teori kesiapan)
  • law of exercise (teori latihan)
  • law of effect (hukum dampak)

4. Teori Classical Conditioning (Pavlop)

intinya yaitu perilaku dapat dibentuk dengan memberikan kondisi tertentu secara berulang-ulang untuk memancing perilaku yang diinginkan.

5. Operan Conditioning (Skinner)

  • Respondent response: respon yang ditimbulkan oleh perangsang tertentu, misal makanan menimbulkan air liur bagi anjing.
  • Operan response: respon yang timbul dan berkembangnya diikuti oleh perangsang tertentu misal anak gagal melakukan rol depan dan guru memberikan pujian “ok bagus” .

6. Teori kognitif Wholistik

  • teori gestlait (Koffka, Kohler, dan Wertheimer)
  • teori medan (Lewin)

7. Teori Gestalt

  • law of pragnanz (penuh arti)
  • law of smilarity (kesamaan)
  • law of proximity (kedekatan)
  • law of closere (tertutup)

8. Teori Medan

  • belajar mengubah struktur kognitif
  • peranan hadiah dan hukuman
  • masalah sukses dan gagal
  • taraf aspirasi

9. Teori Crbernitics:

teori ini mengacu pada teknologi modern, seperti belajar mengacu pada proses komputer.

Comments
  1. erbesaputro says:

    hehehe singkat bgt,🙂
    good job bro, pemetaan emang prlu.

    salam kenal…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s